Cari Blog Ini

Memuat...

Sabtu, 14 Januari 2012

EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN (Prof. Dr. Suharsimi Arikunto)


----> R E S U M E <-----
BAB I
KONSEP EVALUASI PROGRAM

A.    Pengertian Program dan Evaluasi Program
Program adalah suatu rencana yang melibatkan berbagai unit  yang berisi kebijakan dan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan dalam kurun waktu tertentu.
Evaluasi adalah kegiatan untuk mengumpulkan informasi tentang bekerjanya sesuatu, yang selanjutnya informasi tersebut digunakan untuk menentukan alternatif yang tepat dalam mengambil keputusan.
Evaluasi program adalah suatu unit atau kesatuan kegiatan yang bertujuan mengumpulkan informasi tentang  realisasi atau implementasi dari suatu kebijakan, berlangsung dalam proses yang berkesinambungan, dan terjadi dalam suatu organisasi yang melibatkan sekelompok orang guna pengambilan keputusan.
 B.     Kaitan antara Penelitian dengan Evaluasi program
Dalam kegiatan penelitian  peneliti ingin mengetahui gambaran tentang sesuatu kemudian dideskripsikan, sedangkan dalam evaluasi program, pelaksana (evaluator) ingin mengetahui seberapa tinggi mutu atau kondisi sesuatu sebagai hasil pelaksanaan program, setelah data terkumpul dibandingkan dengan kriteria atau standar tertentu.
Dalam kegiatan penelitian, peneliti dituntun oleh rumusan masalah, sedangkan dalam evaluasi program, pelaksana (evaluator) ingin mengatahui tingkat ketercapaian program, dan apabila tujuan belum tercapai pelaksana (evaluator) ingin mengetahui letak kekurangan dan sebabnya. Hasilnya digunakan untuk menentukan tindak lanjut atau keputusan yang akan diambil.

 C.    Ciri-ciri dan Persyaratan Evaluasi Program
Ciri dan persyaratan evaluasi program mengacu pada kaidah yang berlaku, dilakukan secara sistematis, teridentrifikasi penentu keberhasilan dan kebelumberhasilan program, menggunakan tolok ukur baku, dan hasil evaluasi dapat digunkan sebagai tindak lanjut atau pengambilan keputusan.
 D.    Komponen, Subkomponen, dan Indikator Program
Program merupakan  satu kesatuan dari beberapa bagian atau komponen yang saling berkait untuk mencapai tujuan yang ditentukan oleh sistem tersebut.  Komponen tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Masing-masing komponen terdiri atas beberapa subkomponen dan masing-masng subkomponen terdapat beberapa indikator.
Dalam kegiatan evaluasi program, indikator merupakan petunjuk untuk mengetahui keberhasilan atau ketidakberhasilan suatu kegiatan. Perlu diketahui bahwa ketidakberhasilan suatu kegiatan dapat juga dipengaruhi oleh komponen atau subkomponen yang lain.
 E.     Tujuan Evaluasi Program
Evaluasi program bertujuan untuk mengetahui pencapaian tujuan program yang telah dilaksanakan. Selanjutnya, hasil evaluasi program digunakan sebagai dasar untuk melaksanakan kegiatan tindak lanjut atau untuk melakukan pengambilan keputusan berikutnya.
F.     Manfaat Evaluasi Program
Evaluasi  sama artinya dengan kegiatan supervisi. Kegiatan evaluasi/supervisi dimaksudkan untuk mengambil keputusan atau melakukan tindak lanjut dari program yang telah dilaksanakan. Manfaat dari evaluasi program dapat berupa penghentian program, merevisi program, melanjutkan program, dan menyebarluaskan program.
G.    Evaluator Program
Evaluator program harus orang-orang yang memiliki kompetensi yang mumpuni, di antaranya mampu melaksanakan, cermat, objektif, sabar dan tekun, serta hati-hati dan bertanggung jawab. Evaluator dapat berasal dari kalangan internal (evaluator dan pelaksana program) dan kalangana eksternal (orang di luar pelaksana program tetapi orang yang terkait dengan kebijakan dan implementasi program).
  H.    Hakikat antara Tujuan Program dengan Tujuan Evaluasi Program
Program adalah suatu rencana yang melibatkan berbagai unit  yang berisi kebijakan dan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan dalam kurun waktu tertentu untuk diimplementasikan di lapangan. Sedangkan evaluasi program bertujuan  untuk mengumpulkan informasi berkenaan dengan implementasi program yang dipergunakan untuk melakukan kegiatan tindak lanjut atau pengambilan keputusan.


BAB II
PENGEMBANGAN KRITERIA DALAM EVALUASI PROGRAM
A.    Pengertian Kriteria
Kriteria diartikan sebagai patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur. Dalam evaluasi program, kriteria digunakan untuk mengukur ketercapaian suatu program berdasarkan indikator-indikator yang telah ditentukan.
B.     Perlunya Disusun Kriteria
Kriteria disusun sebagai pedoman evaluator dalam melaksakan evaluasi program. Disusunnya kriteria, evaluator menjadi lebih mantap karena ada patokan, dapat digunakan sebagai bukti pertanggungjawaban dari hasil evaluasi, untuk menghindari subjektivitas evaluator, dan hasil evaluasi sama walaupun evaluator berbeda.
 C.    Dasar Penyusunan Kriteria
Penyusun kriteria adalah calon-calon evaluator. Hal ini mengingat merekalah orang-orang yang memahami tentang program yang akan dievaluasi. Dasar penyusunan kriteria adalah, peraturan atau ketetentuan yang melatarbelakangi dikeluarkannya program, pedoman pelaksanaan program, dokumen dan sumber-sumber ilmiah yang umum digunakan, hasil penelitian yang relevan, petunjuk atau pertimbangan ahli evaluasi, tim evaluator, evaluator sendiri dengan menggunakan daya nalar dan kemampuan yang dimilikinya.
D.    Cara Menyusun Kriteria
Wujud kriteria berupa tingkatan atau gradasi kondisi sesuatu yang dapat ditransfer menjadi nilai.
Wujud kriteria berupa kriteria kuantitatif (angka-angka) dan kriteria kualitatif (menghitung jumlah indikator yang telah tercapai).
Kriteria kuantitatif dibedakan menjadi dua, yaitu (1) tanpa pertimbangan, yaitu membagi rentangan (mis. 10-100) dalam  kategaori secara sama, dan (2) banyaknya rentangan dalam tiap kategori tidak sama karena petimbangan tertentu.
Kriteria kualitatif dibedakan menjadi dua, yaitu (1) kriteria kualitatif tanpa pertimbangan, yaitu  menghitung jumlah indikator yang telah memenuhi persyaratan, dan (2) kriteria kualitatif dengan pertimbangan, yaitu dengan cara menghitung indikator yang telah memenuhi persyaratan dengan mempertimbangkan skala prioritas atau pembobotan.

BAB III
MODEL DAN RANCANGAN EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN
 A.    Berbagai Model Evaluasi Program
Pada buku inidisajikan model evaluasi menurut Kaufan dan Thomas yang membedakan model evluasi program menjadi delapan, yaitu:
1.      Goal Oriented Eavaluation Model
Objek pengamatan model ini adalah tujuan dari program. Evaluasi dilaksanakan berkesinambungan, terus-menerus untuk mengetahui ketercapaian pelaksanaan program.
2.      Goal Free Eavaluation Model
Dalam melaksanakan evaluasi tidak memperhatikan tujuan khusus program, melainkan bagaimana terlaksananya program dan mencatat hal-hal yang positif maupun negatif.
3.      Formatif Summatif Evaluation Model
Model evaluasi ini dilaksanakan ketika program masih berjalan (evaluasi formatif) dan ketika program sudah selesai (evaluasi sumatif).
4.      Countenance Evaluation Model
Model ini juga disebut model evaluasi pertimbangan. Maksudnya evaluator mempertimbangkan program dengan memperbandingkan kondisi hasil evaluasi program dengan yang terjadi di program lain, dengan objek ssaran yang sama dan membandingkan kondisi hasil pelaksanaan program dengan standar yang ditentukan oleh program tersebut.
5.      Responsif Evaluation Model
Model ini tidak dijelaskan dalam buku ini karena model ini kurang populer.
6.      SSE-UCLA Evaluation Model
Model ini meliputi empat tahap, yaitu
a.       Needs assessment, memusatkan pada penentuan masalah hal-hal yang perlu dipetimbangkan dalam program, kebutuhan uang dibutuhkan oleh program, dan tujuan yang dapat dicapai.
b.      Program planning, perencanaan program dievaluasi untuk mengetahui program disusun sesuai analisis kebutuhan atau tidak.
c.       Formative evaluation, evaluasi dilakukan pada saat  program berjalan.
d.      Summative program, evaluasi untuk mengetahui hasil dan dampak dari program serta untuk mengetahui ketercapaian  program.
7.      CIPP Evaluation Model (Context   Input   Process   Product)
a.       Evaluasi Konteks
Evaluasi konteks adalah evaluasi terhadap kebutuhan, tujuan pernenuhan dan karakteristik individu yang menangani. Seorang evaluator harus sanggup menentukan prioritas kebutuhan dan memilih tujuan yang paling menunjang kesuksesan program.
b.      Evaluasi Masukan
Evaluasi masukan mempertimbangkan kemampuan awal atau kondisi awal yang dimiliki oleh institusi untuk melaksanakan sebuah program.
c.       Evaluasi Proses
Evaluasi proses diarahkan pada sejauh mana program dilakukan dan sudah terlaksana sesuai dengan rencana. 
d.      Evaluasi Hasil
Ini merupakan tahap akhir evaluasi dan akan diketahui ketercapaian tujuan, kesesuaian proses dengan pencapaian tujuan, dan ketepatan tindakan yang diberikan, dan dampak dari program.
8.      Discrepancy Model
Model ini ditekankan untuk mengetahui kesenjangan yang terjadi pada setiap komponen program. Evaluasi kesenjangan dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kesesuaian antara standar yang sudah ditentukan dalam program dengan penampilan aktual dari program tersebut.
 B.     Ketepatan Penentuan Model Evaluasi Program
Program dibedakan dibedakan menjadi berdasarkan jenis kegiatannya, yaitu program pemrosesan (mengubah sesuatu yang dianggap bahan mentah menjadi sesuatu yang dianggap barang jadi), program layanan (program yang bertujuan memberikan kepuasan pada pihak lain), dan program umum (program yang yang bersifat umum, tidak memiliki spesifikasi sebagaimana program pemprosesan dan program layanan).
Ketepatan penentuan model evaluasi program bergantung pada jenis kegiatannya. Oleh karena itu tidak semua model evaluasi program dapat diterapkan.
 C.    Rancangan Evaluasi Program
Hal-hal yang dicantumkan dalam rancangan program adalah (1) judul kegiatan, (2) alas an dilaksanakannya evaluasi, (3) tujuan  evaluasi, (4) pertanyaan evaluasi, (5) metodologi yang digunakan, dan (6) prosedur kerja dan langkah-langkah kegiatan.

BAB IV
PERENCANAAN EVALUSI PROGRAM
Membicarakan tentang analisis kebutuhan adalah merupakan sarana atau alat yang konstruktif dan positif untuk melakukan sebuah perubahan, yakni perubahan yang didasarkan atas logika yang bersifat rasional sehingga kemudian perubahan ini menunjukkan upaya formal yang sistematis menentukan dan mendekatkan jarak kesenjangan antara “seperti apa yang ada” dengan “bagaimana seharusnya” dengan sasarannya adalah siswa, kelas dan sekolah.
            Dalam sistem pendidikan, karena pendidikan itu sendiri hanya merupakan alat belaka, sedangkan prestasi belajar siswa adalah hal yang menjadi tujuan, maka membuat rencana mengajar  merupakan proses penting untuk menentukan alat yang tepat dalam mencapai tujuan akhir. Setelah guru berhasil menentukan materi yang akan diajarkan, perlu secara hati-hati meninjau kembali apakah dalam pemilihan materinya  sudah tepat, dalam arti sudah sesuai benar dengan kebuituhan siswa.
            Ada dua cara yang lazim dilakukan dalam melakukan analisis kebutuhan, yaitu secara obyektif dan subyektif. Kedua cara tersebut dimulai dari identifikasi lingkup tujuan penting dalam program, menentukan indikator dan cara pengukuran tujuan-tujuan, menyusun kriteria (standar) untuk tiap-tiap indikator dan membandingkan kondisi yang diperoleh dengan kriteria. Ciri khas dalam cara melakukan analisis kebutuhan secara subjektif adalah mengumpulkan semua evaluator untuk bersama-sama menentukan skala prioritas kebutuhan.
            Selain dua cara tersebut evaluator dapat juga menggunakan gabungan dari keduanya, yaitu sebagian menggunakan cara obyektif, sebagian yang lain mernggunakan cara subyektif. Di samping itu, seorang evaluator dapat juga menambahkan bahan lain yang diambil dari pihak laur dirinya. Yang dimaksud dengan pihak luar diantaranya adalah kawan-kawan dekat atau anggota keluarga lain dari responden yang diperkirakan pihak tersebut memang diperlukan dan data yang diberikan dapat dipercaya.
            Evaluasi program tidak lain adalah penelitian, dengan cirri-ciri khusus. Oleh karena evaluasi program sama dengan penelitian maka sebelum memulai kegiatan,seperti juga penelitian, harus membuat proposal. Isi dan langkah-langkah dalam penyusunan proposal sama dengan proposal dalam penelitian.
            Dalam pembahasan kali ini hanya tiga hal yang akan dijelaskan secara khusus. Ketiga hal dimaksud, sekaligus butir yang rawan adalah sebagai berikut :
1.      Bagian pendahuluan, menentukan garis besar isi bagian ini.
2.      Bagian metodologi berisi tiga hal pokok, yaitu penentuan sumber data, metode pengumpulan data, dan penentuan instrumen pengumpulan data. Ada tiga sumber data yang didahului dengan huruf P (kata bahasa Inggris), yaitu :Person ( manusia), Place (tempat) dan paper (kertas dan lain-lain). Penentuan metode pengumpulan data harus disesuaikan dengan sumber data.
3.      Bagian cara menentukan evaluasi. Instrumen pengumpul data evaluasi adalah alat yang diperlukan untuk mempermudah pengumpulan data.
Jenis instrument sebanyak jenis metode yang digunakan dan selanjutnya pemilihan jenis instrument pengumpulan data harus disesuaikan dengan metode yang sudah ditentukan oleh evaluator. Instrumen merupakan alat untuk mempermudah penggunaan metode dalam pengumpulan data.
Ada lima langkah yang harus dilalui dalam menyusun instumen yaitu :
(a)    Identifikasi indikator sebagai obyek sasaran evaluasi.
(b)   Membuat tabel hubungan antara komponen-indikator-sumber data-metode-instrumen,
(c)    Menyusun butir-butir instrumen
(d)   Menyusun kriteria-kriteria penilaian,dan
(e)    Menyusun pedoman pegerjaan
Di dalam kisi-kisi yang merupakan alat bantu penyusunan instrumen tertentu secara khusus tidak lagi mencantumkan sumber data dan metode, tetapi langsung hubungan antara indikator dengan nomor-nomor instrumen. Di antara langkah-langkah penyusunan instrumen, yang merupakan alat bantu yang paling bermanfaat bagi penyusunan instrumen adalah kisi-kisi. Itulah sebabnya, kisi-kisi harus disusun secara cermat dan hati-hati. Petunjuk pengerjaan jangan terlupakan, agar responden tidak salah dalam membantu mengisi instrumen bagi evaluator.

BAB V
LANGKAH-LANGKAH EVALUASI PROGRAM
Dalam bab ini dibicarakan mengenai beberapa langkah atau tahapan dalam melaksanakan evaluasi program. Secara garis besar tahapan tersebut meliputi : tahapan persiapan evaluasi program, tahap pelaksanaan, dan tahap monitoring. Penjelasan tentang langkah-langkah tersebut dapat dilihat dalam bagan dibawah ini :
A. Persiapan Evaluasi Program
- Penyusunan evaluasi
- Penyusunan instrumen evaluasi
- Validasi instrumen evaluasi
- Menentukan jumlah sampel yang diperlukan
- Penyamaan persepsi antar evaluator sebelum data di ambil
Penyusunan terkait dengan model diantaranya; model CIFF, model Metfessel and Michael, model Stake, model Kesenjangan, model Glaser, model Michael Scriven, model Evaluasi Kelawanan, dan model Need Assessment.
Langkah langkah yang ditempuh dalam penyusunan instrument evaluasi :
-    Merumuskan tujuan yang akan dicapai
-    Membuat kisi-kisi
-    Membuat butir-butir instrument
-    Menyunting instrument     
-    Instrumen yang telah tersusun perlu di validasi
-    Dapat dilakukan dengan metode Sampling
-    Beberapa hal yang perlu disamakan : tujuan program, tujuan evaluasi, kriteria keberhasilan program, wilayah generalisasi, teknik sampling, jadwal kegiatan
 B.  Pelaksanaan Evaluasi Program
            Evaluasi program dapat dikategorikan evaluasi reflektif, evaluasi rencana, evaluasi proses dan evaluasi hasil. Keempat jenis evaluasi tersebut mempengaruhi evaluator dalam mentukan metode dan alat pengumpul data yang digunakan.
            Dalam pengumpulan data dapat menggunakan berbagai alat pengumpul data antara lain : pengambilan data dengan tes, pengambilan data dengan observasi ( bias berupa check list, alat perekam suara atau gambar ), pengambilan data dengan angket, pengambilan data dengan wawancara, pengambilan data dengan metode analisis dokumen dan artifak atau dengan teknik lainya.
C.  Tahap Monitoring (Pelaksanaan)
       Monitoring pelaksanaan evaluasi berfungsi untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan dengan rencana program. Sasaran monitoring adalah seberapa pelaksaan program dapat diharapkan/ telah sesuai dengan rencana program, apakah berdampak positif atau negatif.
Teknik dan alat monitoring dapat berupa :
-            Teknik pengamatan partisipatif
-            Teknik wawancara
-            Teknik pemanfaatan dan analisis data dokumentasi
-            Evaluator atau praktisi atau pelaksana program
-            Perumusan tujuan pemantauan
-            Penetapan sasaran pemantauan
-            Penjabaran data yang dibutuhkan
-            Penyiapan metode/alat pemantauan sesuai dengan sifat dan sumber/jenis data
-            Perencanaan analisis data pemantauan dan pemaknaannya dengan berorientasi pada tujuan monitoring
Melanjutkan mengenai sampel ada 7 jenis sampel yang dapat dijadikan sebagai metode dalam evaluasi program diantaranya adalah : (1). Proportional sampel, (2). Startified sampel, (3). Purposive sampel, (4). Quota sampel, (5). Double sampel, (6). Area probability sampel, (7). Cluster sampel.
 
BAB VI
ANALISIS DATA DALAM EVALUASI PROGRAM
Dalam penelitian data di bagi dua yaitu data kuantitatif dan kualitatif, dengan kedua jenis ini kemudian data diolah. Jenis pertama terkait dengan statistika sedangkan yang kedua sebaliknya atau nonstatistika. Dalam menganalisis dan mengolah data kuantitatif hendaknya dilakukan dengan tabulasi data. Tabulasi merupakan coding sheet untuk memudahkan peneliti dalam mengolah dan menganalisis data. Karena memahami secara tabulasi lebih mudah dibandingkan dengan bentuk uraian narasi yang panjang. Analisis data kuantitatif dapat dilakukan dengan dua cara, Pertama. Statistik Deskriptif adalah suatu teknik pengolahan data yang tujuannya melukiskan dan menganalisis kelompok data tanpa membuat atau menarik kesimpulan atas populasi yang diamati. Kedua, Statistik Inferensial yaitu mencakup metode-metode yang berhubungan dengan analisis sebagian data yang dilakukan untuk meramalkan dan menarik kesimpulan atas data dan akan berlaku bagi keseluruhan gugus atau induk dari data tersebut. Statistik ini juga disebut dengan statistik parametrik berlaku untuk data interval atau rasional jika datanya normal. Dan apabila datanya tidak normal serta berbentuk ordinal atau nominal, maka jenis statistik yang digunakan adalah statistik nonparametrik.
Tidak semua data dilapangan berbentuk simbol-simbol yang bisa dikuantifikasi dan dihitung secara matematis. Ada kalanya datanya abstrak yang tidak dapat dimanipulasi menjadi numerik sehingga data jenis ini hanya dapat dilakukan dengan analisis kualitatif.
Kegiatan dalam menganalisis data kualitaitif dapat melalui tahapan-tahapan berikut :
1. Dengan mereduksi/menyiangi data
2. Display data
3. Menafsirkan data
4. Menyimpulkan dan verifikasi
5. Meningkatkan keabsahan hasil
6. Narasi hasil analisis.
Pengolahan data kan lebih mudah dengan menggunakan bantuan computer sehingga hasilnya akan dapat. diperoleh lebih cepat

BAB VII
MENYUSUN KESIMPULAN DAN RUMUSAN REKOMENDASI
            Kesimpulan adalah sesuatu yang merupakan inti dari sederetan informasi atau sajian yang menyatakan tentang status program yang sedang dievaluasi.
            Kesimpulan berbentuk kalimat pernyataan kualitatif yang menunjukkan keadaan atau sifat sesuatu sehingga di dalam gerak kegiatan programdengan cepat dapat diketahui dimana posisinya.Kesimpulan sangat penting kedudukan dan isi rumusannya untuk dilanjutkan menjadi rekomendasi.
            Rekomendasi disusun setelah kesimpulan dibuat. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun rekomendasi, yaitu mengenai perlunya melihat dengan cermat alas an yang diusulkan responden tentang upaya peningkatan kualitas program yang dievaluasi dimasa yang akan datang
 
BAB VIII
MENYUSUN LAPORAN EVALUASI
            Menyusun laporan evaluasi adalah kegiatan akhir dari evaluasi program. Laporan hasil evaluasi disusun dalam bentuk tulisan dan dapat dipublikasikan.
            Secara garis besar laporan evaluasi program terdiri dari empat pokok hal yaitu : permasalahan, metodologi evaluasi, hasil evaluasi dan kesimpulan hasil evaluasi.
            Laporan evaluasi tidak ubahnya seperti laporan penelitian, ada yang menggunakan pendekatan kuantitatif, dan ada yang menggunakan pendekatan kualitatif.
            Laporan evaluasi menggunakan pendekatan kuantitatif umumnya tersusun dari lima atau enam bab, yaitu : pendahuluan, pembahasan kepustakaan, metodologi evaluasi, hasil evaluasi dan pembahasan (hasil evaluasi, pembahasan ), serta kesimpulan dan rekomendasi.
            Laporan evaluasi menggunakan pendekatan kualitatif umumnya tersusun dari beberapa bab dan sub bab yang dapat diidentifikasi menjadi tiga bagian pokok, yaitu : pendahuluan, inti pembahasan dan kesimpulan.
            Secara garis besar laporan hasil evaluasi diharapkan diususun secara ringkas, padat, jelas dan paling tidak memuat hal-hal berikut : ringkasan eksekutif, pendahuluan, kajian pustaka, komponen dalam metodologi evaluasi, hasil evaluasi, kesimpulan dan rekomendasi yang terakhir adalah daftar pustaka.
  
 BAB IX
TATA TULIS LAPORAN EVALUASI
         Tata tulis laporan mencakup ketentuan tentang kertas, naskah, sampul, pengetikan, penomoran, ilustrasi, pengutipan, penulisan lampiran, penulisan daftar pustaka dan bahasa.
1. Kertas naskah dan sampul
Naskah laporan sebaiknya menggunakan jertas kwarto (21x28,5 cm) HVS 80 gram, sampul laporan sebaiknya dibuat dari kertas buffalo dengan warna disesuaiakan.
2. Pengetikan
Pengetikan mencakup penggunaan huruf, penulisan bilangan, spasi, batas tepi naskah, pengetikan alenia baru, pengisian halaman naskah, pengetikan bab sub bab.
3. Penomoran
Penomoran halaman diletakkan di sebelah kanan atas dua spasi di atas baris pertama teks. Nomor halaman menggunakan angka arab.
4. Ilustrasi
Ilustrasi dapat terdiri dari foto, grafik, diagram, bagan, peta dan denah serta tabel.
5. Pengutipan
Kutipan harus sama dengan sumber aslinya, baik bahasa maupuin ejaannya. Penulisan kutipan diawali dan diakhiri dengan tanda kutip (“ )
6. Penulisan lampiran
Lampiran seperti tabel, carta, dokumen, transkip wawancara dan sejenisnya ditempatkan setelah daftar pustaka
7. Penulisan daftar pustaka
Penulisan daftar pustaka meliputi buku, artikel, laporan atau karangan dalam jurnal atau majalah ilmiah dan penerbitan lain.
8. Bahasa
Bahasa yang digunakan untuk penulisan laporan evaluasi adalah bahasa Indonesia ragam ilmiah.



------>>> Gambaran umum kandungan buku Evaluasi Program Pendidikan Pengarang Prof.Dr. Suharsimi Arikunto dan cepi Safruddin Abdul Jabar, M.Pd, edisi kedua, penerbit Bumi Aksara, jakarata, bahwa Dalam setiap kegiatan manajemen akan dikatakan sempurna jika dalam prosesnya dilaksanakan suatu evaluasi, tidak terkecuali dalam manajemen pendidikan. Program pendidikan sebagai penjabaran dari perencanan pendidikan harus dievaluasi dengan saksama, menggunakan strategi yang tepat sehingga hasilnya dapat di pertanggungjawabkan.
Evaluasi terhadap program pendidikan dimaksudkan untuk mengetahui tingkat keberhasilan atau kegagalan suatu program pendidikan dan hasil evaluasi dapat dijadikan informasi sebagai masukan untuk menentukan tindak lanjut dari program yang sedang atau telah dilaksanakan.
Dalam buku ini disusun untuk membantu siapa saja yang sedang belajar mengevaluasi program atau yang saat ini sedang menyiapkan langkah melakukan program evaluasi.
Pada bab I diuraikan tentang konsep dasar  evaluasi program, ciri-ciri evaluasi program, komponen evaluasi program, tujuan evaluasi program, syarat evaluator, dan keterkaitan antara tujuan program dan tujuan evaluasi program. Bagian ini memberikan gambaran umum secara teoretis tentang evaluasi program.   Uraian ini mampu memberikan penjelasan dan konsep dasar yang harus dipahami oleh penyusun program dan calon evaluator; khususnya bagi praktisi pendidikan. Namun, yang tampak ditonjolkan dalam uraian ini adalah program dan evaluasi program yang berkenaan dengan program pembelajaran. Padahal buku ini berjudul Evaluasi Program Pendidikan. Memang, implementasi dari program pendidikan akan sangat tampak pada pelaksanaan pembelajaran. 
Yang perlu ditambahkan dalam bab ini, menurut saya, perlu diuraikan tentang ruang lingkup program-program  pendidikan. Hal ini mengingat program pendidikan bukan hanya tentang pelaksanaan pembelajaran saja. Konsep program manajemen pengelolaan pendidikan (misalnya di tingkat satuan pendidikan) belum tampak pada bab ini. Konsep manajemen program pendidikan perlu disajikan agar pembaca mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang program-program pendidikan. Jika pembaca telah memiliki pemahaman yang relatif lengkap tentang program manajeman pendidikan barulah disajikan uraian tentang evaluasi program pendidikan.
Bab II menguraiakan tentang pengembangan kriteria dalam evaluasi program. Sebagaimana lingkup pembahasan pada bab I, pada bab ini juga belum tampak implementasi teknik penyusunan kriteria pada program pendidikan.
Bab III menguraikan tentang berbagai model evaluasi program dan cara menentukan model evaluasi yang tepat, dan cara menyusun rancangan evaluasi program. Pada bab ini masih berupa gambaran umum tentang model dan rancangan evalusi program. Uraian secara detail tentang model dan implementasi dalam evaluasi program pendidikan masih belum tampak. Bagi pembaca yang belum memiliki bekal pengetahuan yang cukup tentu masih membutuhkan penjelasan yang lebih rinci. Demikian juga pada cara penyusunan rancangan evaluasi program.
Bab IV menguraikan tentang perencanaan evaluasi program. Sebagaimana uraian pada bab-bab sebelumnya, bab ini juga belum memberikan gambaran  secara lebih lengkap tentang perencanaan evaluasi program pendidikan sebagaimana judul buku ini. Yang tampak masih terbatas pada perencanaan evaluasi program secara umum saja.
Bab V membahas tentang Langkah langkah Evaluasi Program, yang terdiri dari tiga tahapan yaitu : Persiapan Evaluasi Program, yang harus dilakukan dengan cermat oleh Evaluator. Pelaksanaan Evaluasi Program dan Monitoring (pemantauan) pelaksanaan Evaluasi.
Bab VI Membahas tentang Analisis data dalam evaluasi program, membahas tentang analisis data yang diperoleh dari lapangan bisa berbentuk kualitatif dan kuantitatif. Untuk data kuantitatif biasanya menggunakan teknik statistic sedangkan untuk data kualitatif menggunakan teknik nonstatistik. Dalam pengolaan data kuantitatif langkah pertamanya adalah melakukan tabulasi data, setelah itu barulah pengolahan data.teknik pengolahan dengan statistic terbagi dua jenis yaitu deskriptif dan inferensial.
Bab VII membahas tentang menyusun kesimpulan dan rumusan rekomendasi, dan pada bab VIII membahas tentang Susunan loporan evaluasi biasanya memuat empat hal pokok, yaitu: (1) permasalahan, (2) metodologi evaluasi, (3) hasil evaluasi, (4) kesimpulan atas hasil evaluasinya.
Bab IX membahas tentang tata tulis laporan evaluasi. Penulisan laporan evaluasi memiliki beberapa tujuan yaitu untuk memberikan keterangan, memulai suati tindakan, mengoordinasi proyek, menyarankan suatu langkah atau tindakan, dan merekam kegiatan. Perlu kita ketahui tata tulis laporan mencakup ketentuan tentang kertas, naskah, sampul, pengetikan, penomoran, ilustrasi, pengutipan, penulisan lampiran, penulisan daftar pustaka, dan bahasa.

130 komentar:

  1. salam kenal pak. semoga ilmunya dapat bermanfaat. amin^^

    BalasHapus
  2. sangat bermanfaat sekali ilmunya

    BalasHapus
  3. ilmu yang sangat bermanfaat buat para calon pendidik

    BalasHapus
  4. Luar biasa .... izin menjadikan referensi ya pak ... smg bermanfaat

    BalasHapus
  5. mhn izin sbg referece pa, trimksh

    BalasHapus
  6. terima kasih pak sangat membantu

    BalasHapus
  7. termaksih pak referensinya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  8. Terima kasih, Pak.

    BalasHapus
  9. trimakasih mohon izin untuk referensi

    BalasHapus
  10. sangat bermanfaat sekali ilmu penelitian ini semoga bermanfaat untuk referensi penelitian

    BalasHapus
  11. jelasin tentang elemen evaluasi program, kriteria evaluasi program dan standar menilai evaluasi program secara rinci dunk...^^

    BalasHapus
  12. terima kasih sekali...
    post nya sangat membantu...

    BalasHapus
  13. Trimakasih Bu ... telah banyak memberi kepada kami perihal Manajemen Pendidikan Evaluasi Program Pendidikan

    BalasHapus
  14. thanx bwt artikelnya...

    BalasHapus
  15. kupasan sangat baik

    BalasHapus
  16. thank's pa atas kupasan artikel dan ilmunya.
    mohon ijin untuk dijadikan reference...

    BalasHapus
  17. SIIP...TX BANGET RESUMENYA,U PERSIAPAN KULIAH EVPRO SAYA

    BalasHapus
  18. izin mengkopi buat referensi tuga ya pak.. maksiih

    BalasHapus
  19. izin copas y pak.... makasih... bapak bisa aja nyari banyak pahala

    BalasHapus
  20. izin mengkopi pak buat referensi kuliah

    BalasHapus
  21. izin copas ya pak buat referensi skripsi.mksh

    BalasHapus
  22. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  23. syukron kasirr,,,, bermanfaat sekali, terimakasih,,,semoga ini menjadi amal ibadah bagi anda,,,,amin,,

    BalasHapus
  24. Terimakasih Ibu,....
    saya Punya Buku karangan ibu...
    sangat bermanfaaat...

    BalasHapus
  25. Sangat membantu.......terima kasih

    BalasHapus
  26. izin mengopi pak buat referensi

    BalasHapus
  27. Ijin share yaa Pa Anan...
    tulisan yaa sangat membantu dalam tugas makalah Evaluasi Pendidikan..

    Trims

    BalasHapus
  28. TKS DAN MOHON IZINNYA TUK REFERENSI TUGAS MK EVALUASI PROGRAM. PAK, MOHON DIJELASKAN TENTANG MODEL EVALUASI IBM. TKS SEBELUMNYA

    BalasHapus
  29. trima kasih dan minta izin untuk tugas akhir saya

    BalasHapus
  30. ROSTINA ERNA2 April 2012 13.29

    mks. sangat bermanfaat bagi saya

    BalasHapus
  31. 3 April 2012,Hudallah
    Terima kasih banyak atas resume ini,mudah2 an ini dapat membantu saya dalam memahami buku tersebut dan menyelesaikan tugas-tugas yang berkaitan dengannya.

    BalasHapus
  32. semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua...amin.

    BalasHapus
  33. makasih pak atas artikelnya :D

    BalasHapus
  34. Syukron Jazakallah khairan katsiraa Prof., atas ilmunya, semoga bermanfaat bagi semua.

    BalasHapus
  35. oke juga tu..............

    BalasHapus
  36. mksh buat blognya, btw bagi info dunk tentang prinsip evaluasi program pendidikan luar sekolah :)

    BalasHapus
  37. terima kasih ilmunya

    BalasHapus
  38. penjelasannya cukup lengkap

    BalasHapus
  39. makasih atas penjelasannya, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  40. makasih sangat membatu sekali buat tugas saya makasih bnyak ya...

    BalasHapus
  41. didalamnya ada cara merubah data persentase menjadi deskriptif?
    contohnya 0-30 % = sangat rendah

    ada atau tidak pak?

    BalasHapus
  42. terima kasih atas ringkasan ni, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  43. very go0d...!!!

    BalasHapus
  44. matur suwun pak njeh....

    BalasHapus
  45. Trimakasih pak, sangat membantu saya dalam menyusun Thesis pak. wslm

    BalasHapus
  46. Terimakasih pak, sangat membantu saya dalam menyusun Thesis, trims

    BalasHapus
  47. terima kasih pak bukunya sangat berguna buat saya, karena untuk bahan tugas saya. dan sangat membantu saya dalam penyelesaian tugas.

    BalasHapus
  48. shofa salsabila4 Mei 2012 13.55

    luar biasa ....

    BalasHapus
  49. mhn ijin utk bahan makalah ya pak...thanks a lot.

    BalasHapus
  50. ilmu ni dapat bermanfaat bagi penelitian mengenai evaluasi....

    BalasHapus
  51. thanks a lot...

    BalasHapus
  52. terimakasih atas bantuan ini sehingga saya dapat mengerti tentang evaluasi program ini

    BalasHapus
  53. maaf pak izin copy paste ya, sbg refernsi kuliah. terima kasih

    BalasHapus
  54. membantu tugas kuliah saya :)

    BalasHapus
  55. Izin share ya...

    BalasHapus
  56. dewi rahmawati30 Mei 2012 21.46

    sangat bermanfaat sekali, terima kasih

    BalasHapus
  57. semoga menjadikan dunia pendidikan menjadi lebih baik lagi trims

    BalasHapus
  58. alhamdulillah....sangat bermanfaat...mhn ijin sebagai referensi....terimakasih

    BalasHapus
  59. Bagus, membantu sekali

    BalasHapus
  60. sangat bermanfaat buat saya

    BalasHapus
  61. ulfiana sri meidawati9 Juni 2012 12.12

    bermanfaat sangat..

    BalasHapus
  62. terima kasih, sangat membantu

    BalasHapus
  63. Terima kasih atas materinya. sangat membantu. Semoga bapak selalu mendapat ridho dariNya...

    BalasHapus
  64. terms, pasi bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan

    BalasHapus
  65. destra hidayatullah12 Juni 2012 14.21

    dasyat luar biasa , izin sebagai refrensi ya pak sangat bermanfaat . terima kasih

    BalasHapus
  66. terimaksih atas share ilmu nya....

    BalasHapus
  67. trimaksih tak terhingga share ilmu nya Prof...

    BalasHapus
  68. sangat bagus...matur nuwun

    BalasHapus
  69. cha cha 22 juni 2012
    terimakasih ya bapak atas ilmunya

    BalasHapus
  70. sangat bermanfaat terimakasih

    BalasHapus
  71. Akan saya manfaatkan dengan baik ilmu ini. terima kasih.

    BalasHapus
  72. trimakasih sangat bermanfaat

    BalasHapus
  73. Assalamualaikum wbr,
    Terima kasih Prof, artikelnya sangat baik dan membantu saya untuk menyelesaikan tugas saya.

    Wassalam,
    Didit

    BalasHapus
    Balasan
    1. bagus bermanfaat sekali :)

      Hapus
  74. bermanfaat sekali pak,,, ;)

    BalasHapus
  75. luar biasa, mantap untuk saya jadikan tambahan literatur saya, mohon ijinnya

    BalasHapus
  76. terimakasih. sangat membantu nih

    BalasHapus
  77. Assalamu'alaikum...
    Mohon izin untuk mengcopy, sangat membantu sekali...

    BalasHapus
  78. makalah bagus mohon ijin tuk ngutip ...makasih

    BalasHapus
  79. makalah bagus mohon ijin tuk ngutip ...makasih

    BalasHapus
  80. syallom pak,,,,, makalhx sangat baik,,,, mohon ijin tuk kutip

    BalasHapus
  81. jazakallahu khairan,tq

    BalasHapus
  82. terima kasih, mohon diperbolehkan mengutip ya...

    BalasHapus
  83. Buku yang bagus, dan sangat berguna bagi dunia pendidikan

    BalasHapus
  84. ester j panese24 Juli 2012 21.18

    pas dan sesuai kebutuhan yang kami butuhkan tx pak

    BalasHapus
  85. pengen cari referensi tentang cipp evaluation model..... please help meee.....!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus
  86. mohon ijin mengcopy untuk referensi , terimakasih

    BalasHapus
  87. Sepertinya belum muncul fungsi Detektor, assesor dan effector...karena evaluasi program sebenarnya hanya membandingkan dengan standar yang ditetapkan(fungsi assesor)...jika terdapat penyimpangan (fungsi detektor)..sehingga dilakukanlah kondisi untuk perbaikan sesuai dengan standar (fungsi effector)....

    BalasHapus
  88. evalusi program menunjang para pendidik menganalisis program yang akan diukur sesuai kemampuan pendidik

    BalasHapus
  89. izin mengutip ya....tp saya bingung, d artikel bpk ini tidak ada sumber referensinya,mohon informasi referensinya pk...trims..

    BalasHapus
  90. makasih gan,,,,, tpkurang referensinya,,,,, saya perlu bgt untuk tugas final mata kuliah ilmu pendidikan saya,, tp sebelumnya terimakasih,,,
    Untung Shop | Toko Online Murah
    Iklan Untung | Iklan Baris Gratis
    RasyaShare | Tempat Berbagi Segalanya

    BalasHapus
  91. numpang copas ya pak,makasih sebelumnya.

    BalasHapus
  92. Waah.....keren prof
    bagus-bagus materinya....
    tp ma'af....
    kalo boleh nanya, kok gak ada daftar pustakanya yaa ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. syukron pak prof, atas materinya,,,,,
      dan makasih,,,,

      Hapus
  93. Makasih Prof, bermanfaat sekali tulisannya....

    BalasHapus
  94. Bagi para pendidik ini saya mau kenalin satu software buat ngebantu untuk menyusun artikel, pembuatan desertasi dan yang mau tesis juga bisa pake ini software. namaya NVivo. Silakan dicek di website www.qsrinternational.com

    BalasHapus
  95. Assalamu Alaikum Wr. wb...

    Pa'., Bisa tidak masukkan langkah - langkah dari Program Evaluasi Goal Oriented Evaluation Model.?

    BalasHapus
  96. ASWW. MOHON IZIN COPY PASTE, UNTUK TUGAS KULIAH... TERIMAKASIH....

    BalasHapus
  97. kog ndak ada info mengutip dari mana, sumber?

    BalasHapus
  98. hebat sungguh luar biasa, ijin mengcopy untuk tugas kul.

    BalasHapus
  99. Assalamualaikum ...
    Ilmu Yang Bapak Tulis Sangat Bermanfaat..
    Tapi Saya Minta Makalah EVALUASI PENGETAHUAN

    BalasHapus
  100. Terima kasih Bapak, tulisan Bapak sangat bermanfaat untuk tugas kuliah saya. Mohon ijin untuk meng-copy tulisan ini.

    BalasHapus
  101. Ilmu yang bermanfaat ibarat buah yang memberikan kekuatan hidup dunia pendidikan

    BalasHapus
  102. makasih ya pak,, terus berbagi ...

    BalasHapus
  103. Artikel ini memberikan pengetahuan yang sangat penting. Terimakasih

    BalasHapus
  104. Woo keren. Ijin copas ya. Thanks

    BalasHapus

Pengunjung yang terhormat...Silahkan tinggalkan jejak dengan komentar, pendapat dan saran, bebas asal sopan....OKE..!!!